Pengaruh Kebudayaan Asing Terhadap Kehidupan Manusia dan Bernegara
Tugas
2
Pengaruh
Kebudayaan Asing Terhadap Kehidupan Manusia
dan Bernegara

Oleh
Regita
Dewi Duwana (15519396)
1PA09
Jurusan
Psikologi
FAKULTAS
PSIKOLOGI
UNIVERSITAS
GUNADARMA
2019
Bab 1
Pedahuluan
Berdasarkan KBBI budaya memiliki arti
sebuah pemikiran, adat istiadat atau akal budi. Sedangkan kebudayaan dilihat
dari tata bahasannya merupakan kata dasar budaya yang mana lebih mengacu kepada
cara berpikir manusia. Sebagai manusia yang merupakan makhluk sosial dan juga
termasuk sebagai masyarakat, kita pasti berinteraksi antara satu dengan yang
lainnya sehingga menghasilkan suatu budaya maupu kebudayaan ada juga budaya
yang sudah diturunkan oleh nenk moyang. Indonesia sebagai sebuah negara yang
memiliki berbagai jenis suku bangsa dari Sabang sampai Merauke, pastinya
memiliki berbagai macam budaya dan kebudayaan di dalamnya, namun kita tetap
bisa menjaga kesatuan dan persatuan bangsa, maka dari itu penting untuk kita
sebagai rakyat Indonesia menjaganya yaitu dengan cara mengetahui budaya –
budaya apa saja yang ada di Indonesia, mengetahui apa arti dari budaya itu
sendiri, dan juga mengetahui bagaimana bentuk kebudayaan asing, karena sebagai
rakyat yang cerdas kita harus mengetahui bagaimana budaya yang pantas untuk
diambil oleh kita, jangan sampai kita kehilangan identitas kita sebagai negara
Indonesia dengan budaya ketimurannya karena adanya globalisasi.
Dalam
makalah ini penyusun membahas masalah mengenai:
1)
Apa definisi budaya?
2)
Apa definisi kebudayaan?
3)
Bagaimana klasifikasi budaya dan
kebudayaan?
4)
Bagaimana karakteristik budaya dan
kebudayaan?
5)
Bagaimana dampak kebudayaan terhadap
kehidupan manusia dan negara?
6)
Apa saja alternatif penanggulangan
dampak kebudayaan terhadap manusia dan negara?
Dalam
pembuatan karya tulis ini, tentunya penulis memiliki tujuan. Tujuan tersebut
yaitu:
1)
Untuk mengetahui definisi budaya
2)
Untuk mengetahui definisi kebudayaan
3)
Untuk mengetahui perbedaan budaya dan
kebudayaan
4)
Untuk mengetahui apa saja klasifikasi
budaya dan kebudayaan
5)
Untuk mengetahui bagaimana karakteristik
budaya dan kebudayaan
6)
Untuk mengetahui bagaimana dampak
kebudayaan terhadap kehidupan manusia dan negara.
7)
Untuk mengetahui apa saja alternatif
penanggulangan dampak kebudayaan terhadap manusia dan negara
Bab 2
Pembahasan
2.1 Definisi Budaya
Budaya
berasal dari kata “Buddhayah” yang memiliki arti dimana segala sesuatu yang
masih erat hubungannya terhadap akal serta budi manusia. Sedangkan secara
harifah, budaya merupakan cara hidup yang dimiliki pada setiap kelompok
masyarakat lalu diwariskan secaara turun temurun ke generasi penerusnya. Dari
perbedaan yang ada di tengah masyarakat seperti agama, politik, suku,
peraturan, bangun, atau seni akan membentuk suatu budaya itu sendiri.
Definisi Budaya menurut para ahli:
·
Ki Hajar Dewantara
Beliau menuturkan, budaya sangat berpengaruh terhadap
kondisi alam khususnya di Indonesia serta perubahan zaman yang selalu berjalan.
·
B Taylor
Ia berpendapat bahwa kebudayaan masih terkait
dengan kepercayaan, moral, hukum, adat, pengetahuan, dan kemampuan masyarakat
dalam kehidupan.
·
Koentjaraningrat
Budaya adalah suatu kegiatan manusia yang di
dalamnya terdapat unsur dalam mengubah alam.
2.2 Definisi Kebudayaan
Kebudayaan
= cultuur (bahasa Belanda) = cultuur (bahasa Inggris) = istiqafah (bahasa Arab), berasal dari
perkataan latin: “colere” yang
artinya mengolah, mengerjakan, menyuburkan, dan mengembanggkan, terutama
mengolah tanah atau bertani. Dari segi arti ini berkembanglah arti culture sebagai “segala daya dan
aktivitas manusia untuk mengolah dan mengubah alam”.
Ditinjau
dari sudut bahasa Indonesia, kebudayaan berasal dari bahasa sansekerta
“buddhayah”, yaitu bentuk jamak dari buddhi yang berarti budi atau akal.
Pendapat lain mengatakan, bahwa kata budaya adalah sebagai suatu perkembangan
dari kata majemuk budidaya, yang berarti daya dan budi. Karena itu mereka
membedakan antara budaya dan kebudayaan. Budaya adalah daya dari budi yang
berupa cipta, karsa, dan rasa; dan kebudayaan adalah hasil dari cipta, karsa,
dan rasa tersebut.
Definisi kebudayaan menurut para ahli:
·
Dr. Moh. Hatta
Kebudayaan adalah ciptaan hidup dari suatu
bangsa
·
Mangunsarkoro
Kebudayaan adalah segala yang bersifat hasil
kerja jiwa manusia dalam arti yang seluas – luasnya.
·
Dawson
Dalam bukunya “Age of the Gods”, kebudayaan adalah cara hidup bersama (culture is
a common way of life)
2.3 Klasifikasi Budaya dan Kebudayaan
Klasifikasi atau
wujud kebudayaan adalah serangkaian tindakan dan aktifitas manusia yang
berpola. J.J Honingman dan koentjaraningrat membagi budaya ke dalam tiga wujud
yaitu:
·
Gagasan (ideas)
Wujud ideal kebudayaan adalah kebudayaan yang
berbentuk kumpulan ide, gagasan, dan sebagainya yang bersifat abstrak, tidak
dapat diraba, atau disentuh. Karena hal ini terletak dalamm kepala atau
pemikiran manusia.
·
Aktivitas atau tindakan (activities)
Aktivitas adalah suatu wujud kebudayaan sebagai suatu
tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat yang berwujud sebagai sistem
sosial yang terdiri dari aktifitas – aktifitas manusia yang saling
berinteraksi, mengadakan kontak, serta bergaul dengan manusia lainnya menurut
pola – pola tertentu yang berdasarkan adat tata letak kelakuan. Wujud dari
kebudayaan ini bersifat konkret, terjadi dalam kehidupan sehari – hari, dapat
diamati, dan didokumentasikan.
·
Artefak atau Karya (artifact)
Artefak adalah wujud kebudayaan fisik yang
berupa hasil karya dari semua aktifitas dan perbuatan masyarakat yang berupa
benda – benda atau hal yang dapat diraba, dilihat, dan bersifat paling konkret.
Adapun unsur kebudayaan yang berdifat
universal yang dapat kita sebut, sebagai isi pokok tiap kebudayaan di dunia
ini, ialah:
·
Peralatan dan perlengkapan hidup manusia
sehari – hari misalnya: pakaian, rumah, peralatan rumah tangga, dan sebagainya.
·
Sistem pencaharian dan sistem ekonomi.
Misalnya: pertanian, peternakan, dan sistem produksi.
·
Sistem kemasyarakatan, misalnya:
kekerabatan, sistem perkawinan, sistem pewarisan
·
Bahasa sebagai media komunikasi, baik
lisan maupun tertulis
·
Ilmu pengetahuan
·
Kesenian, misalnya: seni rupa, seni
musik, seni gerak.
·
Sistem religi.
Masing – masing unsur kebudayaan universal ini pasti menjelma dalam
ketiga wujud budaya diatas.
2.4 Karakteristik Budaya dan
Kebudayaan
·
Culture
is an adaptive mechanism (Adaptif)
suatu kebudayaan adalah mekanisme dalam
mempertahankan pola kehidupan manusia. Kebudayaan adalah mekanisme yang dapat
menyesuaikan diri. Kebudyaan merupakan keberhasilan mekanisme bagi manusia.
Kebudayaan memberikan keuntungan selektif yang besar dalam kompetisi bertahan
hidup terhadap bentuk kehidupan orang lain.
·
Culture
is Learned (dipelajari)
Kebudayaan didapat dari proses pembelajaran
untuk berbudaya. Budaya bukanlah suatu hal yang naluriah, dimana kita sudah
terprogram untuk mengetahui fakta – fakta dari budaya tersebut. Saat manusia
lahir tidak dibekali pengetahuan tentang budaya, namun secara genetis
terpengaruh untuk mempelajari bahasa dan tanda – tanda kebudayaan yang lain
(cultural traits)
·
Cultures
change (berubah)
Kubudayaan
engalami perkembangan sesuai dengan berjalannya waktu, dinamis setiap saat, dan
tempat berlangsungnya kebudayaan. Karena tanda – tada dari kebudayaan bisa
sebagai (addition) atau pengurangan (subtraction), tanda – tanda inilah yang
menyebabkan perubahan.
·
People
usually are not aware of their culture (tidak disadari oleh
masyarakat)
Kebudayaan
berkembang dan dinamis setiap saat, tergantung waktu dan tempat berlangsungnya.
Cara kita bergaul dan melakukan segala sesuatu dalam kesaharian secara tidak
sadar dapat mempengaruhi kebudayaan kita.
·
We
do not know all of our country (tidak diketahui
secara keseluruhan)
Semua
masyarakat tidak mengetahui secara keseluruhan suatu kebudayaanyang ada dalam
lingkup daerahnya, hanya saja yang diketahui fakta – fakta sosialnya saja.
Karena dalam masyarakat terdapat
pengetahuan tentang budaya yang terbatas fakta -fakta kelas sosial, agama,
pekerjaan, dan lainnya.
·
Culture
gives us a range of permissible behavior patterns
(memeberikan dan membatasi pola tingkah laku)
Kebudayaan
memberikan jarak dalam interaksi dan membatasi pola tingkah laku masyarakat.
Kebudayaan umumnya memberikan jarak dalam cara bagaimana sebagai laki – laki
dan wanita sebagai wanita.
·
Cultures
no longer exist in isolation (tidak bertahan lama
di suatu daerah terpencil)
Kebudayaan
tidak akan bertahan lama di daerah terpencil, karena apabila suatu budaya baru
masuk ke wilayah tersebut, maka secara alamiah masyarakat disana akan
beradaptasi dengan kebudayaan baru, dalam arti terpengaruh oleh kebudayaan
luar.
·
Culture
is shared (dibagikan)
Kebudayaan
merupakan kumpulan prinsip dan keyakinan baik, sehingga masyaraktnya akan
berusaha untuk melestarikan dengan cara menyebarkannya ke manusia lain.
2. 5 Dampak kebudayaan terhadap
manusia dan negara
Manusia sebagai
makhluk sosio – budaya, manusia dipelajari dalam antropologi budaya, yang
menyelidiki cara hidup manusia, bagaimana akal budinya dan struktur fisiknya
dapat mengubah lingkungan berdasarkan pengalamannya. Juga memahami, menuliskan
kebudayaan yang terdapat dalam masyarakat manusia.
Akhirnya terdapat
suatu konsep tentang kebudayaan manusia, yangg menggambarkan kepada kita
bahwasannya kita adalah manusia yang mampu berkebudayaan. Sedangkan para hewan
tidak dapat berkebudayaan, ini karena manusia dapat belajar dan dapat memahami
bahasa, yang bersumber pada akal manusia. Maka dapat disimpulkan bahwa, hanya
manusialah yang dapat menghasilkan kebudayaan, dan sebaliknya tidak ada
kebudayaan tanpa manusia.
Budaya asing
merupakan kebudayaan yang berasal dari luar negeri yang masuk ke suatu daerah
dan diterima serta dilakukan oleh masyarakat yang tinggal di daerah tersebut.
Buday asing masuk ke Indonesia dengan berbagai cara, salah satunya melalui
teknologi. Yang kemudian menyebabkan perubahann gaya hidup di kalangan
masyarakat, terutama di kalangan remaja yang menyebabkan perubahan gaya hidup
mejadi lebih kebarat – baratansalah satunya dari segi fashion, menjadi lebih
indiviualis, dan mulai meninnggalkan budaya asli dari daerahnya sendiri.
2.6 Penanggulangan dampak
kebudayaan terhadap manusia dan negara
Berikut ini beberapa cara
menyikapi budaya asing yang masuk ke Indonesia:
1)
Bersikap teliti dan kritis
2)
Memperluas ilmu pengetahuan
3)
Menyesuaikan dengan norma Indonesia
4)
Menanamkan kecintaan nnegeri
5)
Meningkatkan keimanan dan takwa
6)
Bersikap moderat
7)
Mempersiapkan diri dengan baik
8)
Menanamkann dan mengamalkan nilai
pancasila
9)
Bersikapp selektif
10)
Menjaga nasionalisme
11)
Memberi prioritas pada pemulihan ekonomi
12)
Meningkatkan potensi nasional
13)
Meningkatkan perkembangan mikro dan
kemajuan teknologi
14)
Memanfaatkan forum kerja sama
internasional
15)
Melakukan deregulasi dan debirokrasi
Bab 3
Penutup
3.1 Simpulan
Budaya
dan kebudayaan merupakan hal tak terpisahkan selama dunia ini masih terus
berjalan, dan juga akan semakin banyak tantangan yang dihadapi oleh bangsa dan
negara, maka kita harus bisa bersikap lebih bijak dalam menghadapi era
globalisasi ini.
3.2
Saran
Harus
mencari lebih banyak referensi lagi.
Daftar Pustaka
Buku:
Prasetya,JT.1991.Ilmu
Budaya Dasar.Jakarta:PT Rineka Cipta
Internet:
Komentar
Posting Komentar